Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang"Profesional Sinergi Militan Untuk Indonesia Maju"


UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-111 TAHUN 2019


Kupang---- Upacara bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019 pada hari Senin, 20 Mei 2019 berlangsung dengan hikmat. Upacara digelar di Halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang berlangsung pukul 08.00 WITA hingga selesai. Seluruh pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang mengikuti dengan seksama. Dalam pelaksanaan Upacara Hari kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019 secara Nasional mengangkat Tema “Bangkit Untuk Bersatu”.

WhatsApp Image 2019-05-20 at 11.38.00 (1).jpeg

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang selaku Inspektur, Emi Frizer, S.E.,M.M. membacakan sambutan Menteri Komunikasi Dan Informatika RI mengatakan, Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira gajah Mada : “ Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, ring Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samanaisun amukti palapa.” Memang ada banyak versi tafsiran atas teks tersebut, terutama tentang apa yang dimaksud dengan “amukti palapa”. Namun meski sampai saat ini masih belum diperoleh pengetahuan yang pasti, umumnya para ahli sepakat bahwa “amukti palapa” berarti sesuatu yang berkaitan dengan laku prihatin sang Mahapatih Gajah Mada. Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara.

WhatsApp Image 2019-05-20 at 11.38.02.jpeg

Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke 111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Pemuda tersebut. Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu, tak ada masalahnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita.

WhatsApp Image 2019-05-20 at 11.38.01 (1).jpeg

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana Bulan Ramadhan. Bagi Umat Muslim, Bulan Suci ini menuntut kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung Bulan Ramadhan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gajah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita.

WhatsApp Image 2019-05-20 at 11.38.02 (1).jpeg

Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke seratus sebelas, seraya mengajak ajar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global.

WhatsApp Image 2019-05-20 at 11.38.01.jpeg



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Febrilina
20 May 10:05 WIB